Jumat, 07 Juli 2017

Mantan Napi Ini Punya Cara Brilian Mengingatkan Untuk Tidak Berkendara Saat Mabuk



Kasus kecelakaan di jalan raya yang diakibatkan oleh pengaruh alkohol masih sangat tinggi di beberapa negara, bahkan kasus kecelakaan tersebut mengakibatkan tingkat kematian yang cukup tinggi.

Salah satunya adalah di negeri Paman Sam, Amerika Serikat dimana terdapat kasus kecelakaan dengan tingkat kematian yang tinggi disebabkan oleh pengemudi yang mabuk.

Hal inilah yang kemudian melatar belakangi seorang narapidana yang nampak menyesal karena telah mengakhiri hidup seorang polisi. Saat itu ia sedang mengemudi dalam kondisi mabuk dan menewaskan sang polisi.

Ia mengaku, hal tersulit yang harus dihadapi bukanlah ketika Kris Caudilla (sang narapidana) harus menghabiskan 15 tahun hidupnya di penjara Florida. Melainkan beban mental yang harus ia tanggung ketika mengetahui bahwa sang polisi memiliki 4 orang anak dan seorang istri yang ditinggalkan.

Hal inilah yang kemudian mendorong Kris untuk membuat sebuah video yang dipasang di sebuah bar di cermin kamar mandinya. Sedangkan isi dari video tersebut adalah supaya mensugesti para ‘peminum’ untuk tidak menyetir sendiri saat pulang.

Uniknya, dalam kondisi yang agak mabuk, ternyata para peminum tersebut cukup bisa diajak bekerjasama meskipun belum dapat dilihat hasil nyata nya. Beberapa orang yang sudah mabuk berat kemudian memutuskan untuk naik taksi dan yang lainnya meminta tolong teman untuk mengantar pulang.

Dalam video tersebut dua orang staff telah memasang sebuah video di balik cermin wastafel kamar mandi. Ketika ada pengunjung bar yang masuk dengan membawa minuman keras, cermin akan memutar video Kris Caudilla yang mengungkapkan kisahnya hingga ia bisa berakhir di penjara.

Ia pun berusaha berinteraksi dengan pengunjung bar yang setengah mabuk dan menyarankan mereka untuk tidak mengambil keputusan yang salah. Beberapa pengunjung pun ada yang merasa terharu dan memutuskan untuk menggunakan taksi ketika pulang.

Yang lainnya mengaku sudah ada teman yang siap mengantar mereka pulang. Salut untuk Kris Caudilla.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar