Jumat, 21 Juli 2017

Jangan Sampai Salah Pilih Aliran Modifikasi Mobil Toyota



Banyak sekali jenis aliran modifikasi yang ada di Indonesia, mulai dari sporty, elegan hingga racing. Pemilihan aliran ini pun bisa disesuaikan dengan selera masing-masing modifikator. Sayangnya, banyak yang salah mengartikan atau mengaplikasikan aliran ini sehingga tidak sesuai dengan pakem aliran yang sudah ada.

"Di Indonesia, saat ini banyak modifikasi salah kaprah. Contohnya, mengaku elegan, tapi dia memilih velg racing. Elegan tapi dalamnya ada tachometer dan joknya semibucket," jelas Boy Prabowo, chief operating officer (COO) sebuah bengkel tuning (Apact).

Menurutnya, modifikasi semacam itu hanya membuang-buang waktu, tenaga dan uang saja. Ia berpendapat jika mobil dengan aliran modifikasi campuran semacam itu bila diikutkan dalam kompetisi tidak akan mendapatkan penghargaan sama sekali.

"Dia (modifikator) punya uang buat bangun mobil, tapi arahnya tidak tahu kemana. Hal seperti ini banyak sekali. Jadi banyak juga mobil yang habis ratusan juta, tapi saat tanding di kontes modifikasi tidak dapat penghargaan apa-apa," ungkap dia.

Sedangkan untuk mendapatkan penghargaan kontes modifikasi, ia pun menegaskan jika modifikator harus mengikuti aturan dan regulasi yang sudah dibuat oleh juri kontes. "Pengalaman saya yang sudah-sudah itu bilangnya elegan atau ekstrem tapi body kit-nya sendiri masih standar. Padahal untuk memodifikasi itu butuh waktu lama," tutup Boy. Wah, ternyata tidak sembarangan ya mengikuti kontes modifikasi yang ada.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar